Rabu, 18 Januari 2012

EKSPEDISI CARSTENSZ PYRAMID 2007


MENGGAPAI IMPIAN, MENJEJAKAN KAKI

DI PUNCAK CARSTENSZ PYRAMID (4.884 M)

PEGUNUNGAN SUDIRMAN – PAPUA

MENUJU PUNCAK KHATULISTIWA
Papua adalah surgannya petualangan bagi siapa saja yang berada di muka Bumi ini. Dari penggiat petualangan alam bebas, hingga para ilmuan dari berbagai belahan dunia di Bumi ini, Papua menjadi incaran bagi mereka yang berminat, mempunyai dana besar dan kemampuan keahlian masing-masing. Dari dataran tingginya yang sensasional, biota bawah laut yang tak ternilai, sungai-sungai yang ganas hingga kekayaan alam lainnya yang belum terjamah. Pegunungan Sudirman, yang memiliki salah satu puncak terbaik di muka bumi ini yakni Carstensz Pyramid (4.884 M), adalah salah satu contoh, yang tidak ada duanya di Jagat Nusantara ini. Keinginan untuk berekspedisi ke Carstensz Pyramid, Pegunungan Sudirman, Papua, merupakan impian bagi setiap pendaki, baik dari Indonesia ataupun dari manca negara di dunia ini. Carstensz Pyramid, yang masuk dalam The Seven Summits (Tujuh Puncak Tertinggi di Tujuh Benua di Dunia) teori lempeng bumi Alfred Wegener, menjadi kiblat pendakian gunung-gunung bagi setiap penggiat alam bebas di Indonesia. Carstensz Pyramid (4.884 M), yang berdiri tegak di Pegunungan Sudirman, Papua, merupakan salah satu dari tiga pegunungan bersalju di dunia yang dilalui garis katulistiwa. Kemudian Gunung Kilimanjaro, Kenya, di Afrika dan Pegunungan Alpen, Amerika Selatan. Ketigannya terletak di daerah beriklim tropis. Namun, menggapai impian paling sensasional itu, bukanlah hal mudah. Perizinan adalah hal yang paling mengganjal dari segudang permasalahan yang akan menghadang untuk dilewati.